Sebuah fenomena yang terjadi di negara kita saat ini, bila dilihat dari udara mungkin seperti halnya sebuah kubangan lumpur hitam. ya Negara kita tercinta ini sedang dirundung kesusahan, Negara kita yang dulu terkenal sebagai Zambrud Khatulistiwa, mungkin sekarang hanyalah seperti lautan lumpur hitam di bawah sana.
oh ya masih ingat dengan tragedi lumpur lapindo yang belum juga selesai ????
Mungkin itulah tanda alam atau firasat bagi bangsa Indonesia.
Seperti sama – sama kita ketahui bersama bahwa negara kita sedang mengalami imbas dari Krisis Global, dan lebih runyam lagi imbas krisis tersebut terjadi ketika kita sedang mau bangkit dari krisis yang terdahulu.
banyak masalah – masalah yang terjadi, contoh terdekat adalah bagi kaum buruh/pekerja yang sekarang ini sedang dihantui perasaan takut, TAKUT menjadi bagian dari program perusahaan untuk mem PHK karyawannya. Sebenernya banyak agenda -agenda baik secara tertutup maupun terbuka dari diskusi antar golongan maupun lintas golongan juga di media massa telah dilakukan dialog untuk membahas hal tersebut, tak tanggung – tanggung MENAKER juga sampai turun gunung untuk menghadiri acara tersebut.
Sebenernya saya juga setuju dengan diskripsi yang dikemukaka oleh masing – masing wakil dari kelompok.
tetapi saya jadi pesimis melihat kejadian per kejadian yang hanya awalnya atau gebrakannya yang bagus atau malah hanya sebatas konsep.
kami para buruh/pekerja sebenarnya masih percaya kepada pemerintah dan hanya menunggu aksi kongkritnya bukan konsep atau rencananya. mari kita berikan kepercayaan yang baik kepada yang berwenang.
Saya mengajak kepada teman teman & pemerintah untuk memberdayakan potensi – potensi yang belum tergali untuk kepentingan Indonesia.
Itulah yang selama era reformasi ini banyak tidak dimiliki oleh kita, jujur saja sebenarnya ini tidak boleh terjadi atau direformasi ( Menjunjung tinggi rasa nasionalisme dalam arti luas ), sekarang seolah yang ada zaman balas dendam bagi mereka yang pada zaman orde baru dikekang, ditindas atau nggak taulah apalagi istilahnya.
semua yang berbau atau berhubungan dengan orde baru dilibas entah salah atau benar.
SADARLAH Indonesiaku
kami rindu suasana rukun, tentram, damai, bernuansa reformasi, itulah yang harusnya terjadi di negara kita.
Ayo kita sama – sama bahu membahu membangunkan kembali Indonesia dengan Nuansa Reformasi tepi tetap sebagai bangsa yang bijaksana, gemah ripah loh jinawi, bangsa yang berjiwa besar, bangsa yang berintelektual, berpancasila, adil makmur, sejahtera.
Masih banyak musuh musuh dalam arti sebernarnya yang harus kita libas bukan bangsa kita sendiri, bukan keluarga kita sendiri.
gerahpolo


